banner 728x250

Double Job Kaur Keuangan Desa Kertasana Disorot, Camat Kedondong Perintahkan Kades Segera Diganti

banner 120x600
banner 468x60

Berita24.co.id: Pesawaran- Dugaan rangkap jabatan menyeruak di Pemerintahan Desa Kertasana Kecamatan Kedondong Kabupaten Pesawaran-Lampung.

Oknum (HI), Kaur Keuangan Desa Kertasana Kecamatan Kedondong  diketahui double job merangkap tenaga pendidik tepatnya pada Madrastah Ibtidaiyah (MI) Mathla’ul Anwar Kertasana. Menyusul kemudian, oknum (HI) juga merupakan pimpinan kepala Madrastah pada MI Mathla’ul Anwar Kertasana.

banner 325x300

” Dia (HI) menjabat Kaur Keuangan sejak Kades terpilih sebelumnya, ya kurang lebih 5 tahun ini,” Terang narasumber yang enggan namanya disebutkan.

Selain mengelola anggaran juga menerima intensif (gaji rutin ganda) pada dua jabatan yang dipangkunya, ia (HI-Red) juga diketahui termasuk diantara penerima tunjangan dana sertifikasi pendidik dari lembaga tempat ia bernaung.

” Katanya sih begitu, sudah beberapa bulan belakangan ini, ia juga mendapatkan tunjangan profesional guru berupa dana sertifikasi,”Timpalnya.

Sementara, berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Secara eksplisit menyebut,  Kaur Keuangan Desa TIDAK DiPERBOLEHKAN merangkap jabatan.

Pelarangan rangkap jabatan diatur pada undang-undang no 6 tahun 2014 tentang Desa (pasal 51) yang kemudian diubah dengan UU no 3 tahun 2024, dipertegas dengan Permendagri no 83 tahun 2015.

Atas adanya rangkap jabatan (double job) perangkat Desa Kertasana ini, memantik pertanyaan publik. Dimana pengawasan pemerintahan Kecamatan setempat?, Mengapa Kepala MI Mathla’ul Anwar (HI-Red) lolos pada saat seleksi perangkat Desa dan menjadi Kaur Keuangan hingga sampai saat ini?. Adakah conflict of interest dalam rekrutmennya?.

Terpisah, Camat Kedondong, Irwan Rosa, SH mengatakan, jika pihaknya sendiri baru mengetahui terkait doble job perangkat Desa Kertasana.

Ia mengaku pihaknya sejauh ini telah memanggil sang Kades untuk mengambil langkah dengan secepatnya melakukan pergantian Kaur Keuangan Desa Kertasana.

” Saya baru tahu Kaur Keuangan tersebut (HI-Red) juga merangkap jabatan sebagai Kepala MI Mathla’ul Anwar Kertasana. Pada saat rekrutmen perangkat bukan jaman saya bang, dan terkait persoalan ini Kadesnya sudah kita tegur untuk segera melakukan pergantian. Ya, kita tunggu satu minggu ini, jika tidak disikapi kita akan rekomendasikan kepemerintah daerah untuk menindak lanjutinya,” Tegas Irwan Rosa.

Disinggung soal intensif (gaji rutin ganda) yang diterima (HI-Red) baik dari anggran Dana Desa maupun alokasi anggaran lainnya. Irwan Rosa sendiri enggan berkomentar jauh.

” Kalo soal intensif yang dterimanya (HI-Red) saya serahkan kepemerintah Daerah bang , saat ini langkah administratif dulu yang kami ambil,” Pungkasnya saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (13/4/26).

Sementara Kades PAW terpilih M Yazid, saat dikonfirmasi terkait adanya double job perangkat Desanya belum memberikan tanggapan. Dihubungi melalui ponselnya dinomor 0857 8871 xxxx tidak merespon (fahmi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *