banner 728x250
Bekasi  

Tekan Dampak Kenaikan Harga, Kota Bekasi Rutin Adakan Gerakan Pangan Murah

banner 120x600
banner 468x60

BERITA24.CO.ID

 

banner 325x300

Kota Bekasi – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Bekasi kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi, Karto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai stakeholder, termasuk Bulog dan pelaku usaha pangan.

“Gerakan pangan murah ini adalah hasil kolaborasi bersama stakeholder. Tujuannya jelas, membantu masyarakat ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan,” ujar Karto. Saat ditemui di lokasi, Kamis (12/2/2026).

Menurutnya, melalui program ini harga sejumlah komoditas strategis dapat ditekan hingga sekitar 30 persen lebih rendah dibanding harga pasar.

Salah satu contoh adalah minyak goreng, yang pada kegiatan kali ini dijual seharga Rp15.000 per liter, lebih murah dibanding harga pasar yang berkisar antara Rp17.000 hingga Rp18.000.

“Kalau di pasar harga minyak variatif, ada yang Rp17.000 sampai Rp18.000. Hari ini kita jual Rp15.000,” jelasnya.

Tak hanya minyak goreng, komoditas lain seperti beras dan daging juga menjadi fokus dalam kegiatan GPM. Untuk daging, harga pasar saat ini berada di kisaran Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram, sementara dalam Gerakan Pangan Murah masyarakat dapat membeli daging dengan harga mulai dari **Rp85.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

“Di pasar harga daging sudah di atas Rp130.000. Hari ini yang terendah Rp85.000, tertinggi Rp100.000. Ini tentu sangat membantu,” kata Karto.

Karto menambahkan, Gerakan Pangan Murah merupakan program tahunan yang dilaksanakan secara berkala di berbagai titik wilayah Kota Bekasi.

“Program ini berjalan selama setahun. Kurang lebih dilaksanakan sekitar 13 kali dalam setahun,” ungkapnya.

Kegiatan ini menyasar masyarakat yang membutuhkan akses terhadap bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, dan protein hewani.

Gerakan Pangan Murah kali ini menjadi titik pertama dari rangkaian kegiatan GPM tahun berjalan. Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mendekatkan layanan pangan terjangkau kepada masyarakat.

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi Pemkot Bekasi dalam menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat, terutama di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok.

Dengan sinergi antara pemerintah, Bulog, dan pelaku usaha, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga lebih stabil dan terjangkau.

“Ini bagian dari upaya kami mendekati masyarakat dan memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi,” tutup Karto.(imr)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *