banner 728x250
Bekasi  

Dari Ibu Hamil hingga Lansia, Posyandu Amarilis 36 Hadir Layani Warga

banner 120x600
banner 468x60

BERITA24.CO.ID

 

banner 325x300

Kota Bekasi – Camat Rawalumbu,Sri Susilawati, secara resmi melaunching Posyandu Siklus Hidup Amarilis RW 36, yang berlokasi di Kemang Pratama 2, Kelurahan Bojong Rawalumbu Kecamatan Rawalumbu. Kehadiran posyandu ini diharapkan menjadi penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Susilawati menegaskan bahwa posyandu merupakan fasilitas kesehatan yang lahir dari, oleh masyarakat, untuk masyarakat. Oleh karena itu, pembinaannya dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

“Posyandu ini pada dasarnya adalah milik masyarakat dan dibina langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan Bojong Rawalumbu. Ke depannya, posyandu akan berada di bawah koordinasi Dinas DP3A dan diharapkan dapat menunjang fasilitas kesehatan bagi warga RW 36,” ujar Susilawati. Jumat, (23/1/2026).

Sementara itu, Ketua PKK Posyandu RW 36 Lia Aliya, menyampaikan bahwa peluncuran ini menjadi langkah awal bagi PKK RW 36 dalam membangun kesadaran dan partisipasi warga terhadap pentingnya kesehatan lingkungan.

“Kami PKK RW 36 melaksanakan launching perdana Posyandu Siklus Hidup Amarilis. Kami mohon kerja sama seluruh warga RW 36 untuk bersama-sama membangun kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, Posyandu Siklus Hidup Amarilis merupakan bentuk transformasi layanan posyandu yang tidak hanya berfokus pada balita, tetapi melayani seluruh siklus kehidupan. Mulai dari ibu hamil, balita, anak usia sekolah, remaja, hingga lansia.

“Harapannya, posyandu ini bisa menjadi wadah pelayanan dan pemeriksaan kesehatan secara dini. Deteksi dini sangat penting agar permasalahan kesehatan dapat ditangani sebelum berkembang ke tahap yang lebih serius,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan Bojong Rawalumbu, Sumiati, menjelaskan bahwa saat ini posyandu masih dalam tahap pemantauan dan evaluasi sebelum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) resmi.

“Sesuai aturan dari Dinas DP3A, kami belum bisa langsung menerbitkan SK Posyandu. Tahap awal yang kami lakukan adalah pemantauan dan monitoring selama 10 kali kegiatan posyandu,” terang Sumiati.

Ia menambahkan, pihak kelurahan bersama Tim Penggerak PKK akan terus hadir setiap bulan untuk melakukan evaluasi guna memastikan posyandu berjalan optimal. Meski secara struktural Ketua PKK RW dan Ketua Posyandu memiliki SK yang terpisah, pembinaan tetap dilakukan secara terpadu.

“Insyaallah kami akan terus mendampingi agar Posyandu Siklus Hidup Amarilis ini dapat berjalan maksimal dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Terpantau acara tampak dihadir oleh Kepala puskesmas bojong Rawalumbu, Drg. Krisadriyani Ratnawati, Lurah Bojong Rawalumbu, Warjan, dan Ketua RW 36 Sukismo, Para RT dan ibu PKK Posyandu Kemang pratama 2.(*)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *