TUBABA (BERITA 24) – “Masa depan Kabupaten Tulang Bawang Barat 10 hingga 15 tahun ke depan sepenuhnya berada di tangan pelajar saat ini. Anak-anak Tubaba harus memiliki kedisiplinan, menggantungkan cita-cita setinggi langit, dan menanamkan optimisme bahwa mereka mampu bersaing dengan anak-anak dari wilayah lain.”
Hal tersebut ditekankan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, saat menjadi Pembina Upacara dalam program Forkopimda Masuk Sekolah di SMP Negeri 5 Tubaba, Tiyuh Margo Dadi, Kecamatan Tumijajar, Senin (05/10/2026).
Dalam amanatnya, Wabup Nadirsyah menyampaikan bahwa para pelajar merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan .
Kabupaten Tubaba di masa mendatang. Karena itu, sejak dini para siswa perlu dibekali dengan kedisiplinan, semangat belajar, karakter yang baik, serta keberanian untuk memiliki cita-cita yang tinggi.
Ia juga mengajak para pelajar untuk tidak merasa rendah diri dan terus membangun keyakinan bahwa anak-anak Tubaba memiliki kemampuan untuk berprestasi serta bersaing dengan pelajar dari daerah lain.
“Jangan pernah merasa bahwa kita lebih rendah dari daerah lain. Anak-anak Tubaba harus optimis, harus memiliki cita-cita dan yakin bahwa kalian mampu bersaing,” pesan Wabup.
Menurutnya, program Forkopimda Masuk Sekolah bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan komitmen pimpinan daerah dalam memberikan pembekalan secara langsung kepada generasi muda.
Melalui program tersebut, pemerintah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berupaya memberikan edukasi sekaligus perlindungan kepada pelajar dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu masa depan mereka, seperti perundungan (bullying), tawuran, rokok, hingga penyalahgunaan narkoba.
Wabup menegaskan, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi para siswa untuk belajar, berkembang, serta membangun karakter. Untuk itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat.
Di sisi lain, pihak sekolah juga didorong untuk terus melakukan inovasi dalam proses pendidikan dan memperkuat komunikasi dengan para orang tua murid. Hal ini dinilai penting mengingat perkembangan zaman dan pengaruh media sosial bergerak sangat cepat, sehingga pola pengawasan terhadap anak tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan konvensional.
“Sekolah tidak bisa bekerja sendiri. Komunikasi antara guru dan orang tua harus terus dibangun, karena perkembangan anak juga terjadi di luar lingkungan sekolah,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga menyerahkan bantuan alat olahraga kepada SMP Negeri 5 Tubaba. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan olahraga di sekolah sekaligus mendorong para siswa untuk mengembangkan potensi, bakat, dan prestasi di bidang olahraga.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan di sekolah, Wabup Nadirsyah bersama jajaran melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas SMP Negeri 5 Tubaba. Peninjauan meliputi kondisi ruang kelas, toilet/WC, perpustakaan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus memastikan lingkungan sekolah dapat mendukung proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa.
Melalui program Forkopimda Masuk Sekolah, Pemerintah Kabupaten Tubaba berharap terbangun kedekatan antara pemerintah dan generasi muda, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan generasi Tubaba yang disiplin, berkarakter, berprestasi, dan optimistis menghadapi masa depan. (Tina)


















