banner 728x250

Pekan Kebudayaan Daerah Lampung 2026: Kolaborasi Lintas Pihak Bawa Budaya Lampung ke Panggung Luar  

banner 120x600
banner 468x60

BANDAR LAMPUNG (BERITA 24) – Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Provinsi Lampung 2026 berhasil menampilkan kekayaan seni budaya daerah melalui kerja sama lintas instansi, komunitas seniman, dan perwakilan budaya dari luar wilayah. Kegiatan yang berpusat di Taman Budaya Provinsi Lampung ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan memerlukan sinergi semua pihak.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Provinsi Lampung, Ir. Yanyan Ruchyansah, M.Si., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan hampir 2.000 seniman, budayawan, dan paguyuban yang telah menyukseskan rangkaian acara. Menurutnya, kehadiran tamu dari perwakilan Anjungan TMII Provinsi Bali menjadi jembatan pertukaran budaya antar daerah.

banner 325x300

“Kebudayaan bukan hanya milik kita sendiri, melainkan warisan yang bisa kita bagikan dengan daerah lain. Keberagaman suku dan budaya di Lampung adalah kekuatan pemersatu yang harus kita tunjukkan ke luar,” ujar Ir. Yanyan Ruchyansah, Selasa (20/10/2026).

Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Lampung, Melly Ayunda, S.E., M.M., menjelaskan bahwa penyelenggaraan PKD melibatkan beberapa lokasi utama sebagai pusat kegiatan. Selain pertunjukan utama di Taman Budaya, ada rangkaian aktivitas di Balai Keraton serta pameran arsip karya Ir. Anshori Djausal di Gedung Nuwo Batang yang masih dibuka hingga 20 Oktober 2026. Program seniman masuk sekolah juga menjadi bagian dari upaya menyebarluaskan nilai‑nilai budaya ke kalangan pelajar.

“Kami ingin PKD bukan hanya acara pesta seni sesaat, melainkan pintu masuk kerja sama budaya jangka panjang dengan daerah lain. Kami berharap pertukaran pengalaman ini dapat memperkaya khazanah budaya masing‑masing wilayah,” jelas Melly Ayunda.

Dalam sambutannya, Staf Ahli Gubernur juga menegaskan bahwa sinergi pemerintah, komunitas seni, lembaga pendidikan, dan generasi muda akan terus diperkuat ke depannya. Pemerintah juga terus mendorong pembiasaan penggunaan bahasa Lampung di ruang publik sebagai bagian dari identitas budaya yang perlu dijaga bersama.

Seluruh rangkaian Pekan Kebudayaan Daerah dibuka untuk masyarakat umum, sehingga warga dari berbagai latar belakang dapat ikut merasakan dan mendukung upaya memajukan budaya Lampung. (*)

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *