BERITA24.CO.ID
Bandar Lampung – Kualitas pelayanan dan komitmen integritas di lingkungan pemasyarakatan kembali mencatatkan hasil gemilang. Berdasarkan rilis hasil Survei Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk periode April 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung sukses meraih pencapaian luar biasa dengan nilai yang sangat memuaskan pada indikator kepuasan masyarakat dan persepsi antikorupsi.
Berdasarkan data yang dihimpun dari 51 responden, penilaian masyarakat terhadap kualitas pelayanan institusi ini mencapai skor 3,94 dari skala 4, yang ekuivalen dengan nilai 98,56 dari skala 100. Pada sektor persepsi antikorupsi, institusi ini mencatatkan skor 3,96 dari skala 4, yang berarti mencapai nilai 99,12 dari skala 100.
Rincian indeks penilaian menunjukkan dominasi predikat sangat baik pada seluruh indikator pengukuran. Capaian positif ini merata mulai dari kejelasan informasi, kecepatan waktu penyelesaian, hingga kebersihan pelayanan dari segala bentuk praktik diskriminasi, kecurangan, gratifikasi, pungutan liar, maupun keberadaan perantara tidak resmi.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, menyambut baik rilis angka survei publik ini dan menjadikannya sebagai tolok ukur sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran.
“Pencapaian luar biasa pada bulan April ini merupakan cerminan langsung dari dedikasi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan yang bersih dan transparan. Angka kepuasan dan skor antikorupsi ini membuktikan bahwa masyarakat dan warga binaan benar benar merasakan dampak dari perbaikan birokrasi kita. Mari kita pertahankan dan tingkatkan kualitas pelayanan ini tanpa memberikan ruang sedikit pun untuk praktik penyimpangan,” tegas Ike Rahmawati dengan penuh kebanggaan saat menanggapi hasil survei tersebut.
Laporan hasil survei dengan angka yang sangat positif ini semakin mengukuhkan komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung sebagai institusi pelayan publik yang berintegritas tinggi. Transparansi, kepastian prosedur, dan akuntabilitas akan terus dipertahankan sebagai fondasi utama pelayanan.(tina)








