banner 728x250
Bekasi  

Wali Kota Bekasi Dorong Agen Perubahan Cegah Perundungan Sejak Dini

banner 120x600
banner 468x60

BERITA24.CO.ID

 

banner 325x300

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya dalam mencegah praktik perundungan di lingkungan pendidikan melalui kegiatan Roots Day Deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan Angkatan ke-5yang digelar di SMP Negeri 17 Bekasi, Senin (19/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya sekolah yang aman, ramah, dan inklusif. Acara Roots Day diikuti oleh siswa-siswi SMPN 17 Bekasi, para pendidik, serta perwakilan orang tua murid sebagai bagian dari upaya kolektif menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai.

Melalui deklarasi tersebut, para siswa yang ditunjuk sebagai Agen Perubahan Anti Perundungan diharapkan mampu menjadi teladan, sekaligus penggerak di lingkungan sekolah dalam menolak segala bentuk perundungan, baik secara verbal, fisik, maupun sosial.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut serta peran aktif para siswa yang berani menyatakan sikap menolak perundungan. Menurutnya, pencegahan perundungan harus dimulai sejak dini melalui penguatan karakter, empati, dan kepedulian antar sesama.

“Perundungan bukan persoalan sepele. Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Agen perubahan ini memiliki peran strategis untuk saling menjaga dan saling mengingatkan,” ujar Tri Adhianto. Senin ,(19/1/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bekasi akan terus mendukung program pendidikan yang menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghormati. Keberanian siswa untuk bersikap dan peduli terhadap sesama dinilai sebagai langkah awal yang penting dalam membangun generasi berkarakter.

“Saya berharap para agen perubahan mampu menjadi contoh yang baik, berani bersikap, serta peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Dari sekolah yang bebas perundungan, kita bisa melahirkan generasi yang kuat dan berintegritas,” tambahnya.

Selain pembacaan deklarasi, kegiatan Roots Day juga diisi dengan diskusi interaktif dan penyampaian komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang positif. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyatakan kesiapan menjadi bagian dari solusi pencegahan perundungan.

Melalui Deklarasi Agen Perubahan Anti Perundungan Angkatan ke-5 ini, SMPN 17 Bekasi diharapkan terus menjadi pelopor sekolah yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati. Pemerintah Kota Bekasi pun berharap semangat anti perundungan dapat meluas ke sekolah-sekolah lain sebagai gerakan bersama demi masa depan generasi muda yang lebih baik.(rls/imr)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *