BERITA24.CO.ID
Bandar Lampung – Perekonomian Provinsi Lampung menunjukkan ketahanan yang luar biasa pada Triwulan I 2026. Ekonomi daerah ini tercatat tumbuh sebesar 5,58 persen secara tahunan, menjadikannya provinsi dengan pertumbuhan tertinggi kedua di Pulau Sumatera dan menyumbang lebih dari 10 persen terhadap perekonomian regional.
Pertanian Jadi Penggerak Utama
Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi penopang utama dengan laju pertumbuhan mencapai 9,89 persen, didorong oleh momentum panen raya padi dan jagung yang melimpah. Sektor perdagangan besar dan eceran juga tumbuh signifikan sebesar 6,91 persen seiring meningkatnya konsumsi masyarakat saat hari besar keagamaan.
Daya Beli dan Investasi Menguat
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ditopang oleh kuatnya permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,54 persen sebagai kontributor terbesar, sementara investasi meningkat 4,39 persen. Konsumsi pemerintah bahkan mencatatkan lonjakan tertinggi hingga 13,84 persen. Ekspor juga tetap positif tumbuh 0,75 persen.
Inflasi Sangat Terkendali
Di tengah pertumbuhan yang solid, inflasi justru terjaga sangat rendah di angka 0,53 persen secara tahunan, jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 2,42 persen. Indeks Keyakinan Konsumen juga tetap optimis di level 120,33.
Prospek Cerah 2026
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Lampung akan terus tumbuh stabil dalam kisaran 5,0 – 5,6 persen sepanjang tahun 2026. Meski demikian, risiko global seperti ketegangan geopolitik dan potensi dampak cuaca El Nino tetap perlu diwaspadai agar pertumbuhan positif ini dapat terus berlanjut.(tina)


















