BERITA24.CO.ID
BANDAR LAMPUNG – Gedung Balai Keratun, Kompleks Pemprov Lampung, Minggu (1/11/2026) jadi saksi lahirnya kepengurusan baru DPW Gema Keadilan Lampung.
Tidak mau hanya seremoni, Ketua DPW yang baru dilantik, Julhaidir, S.M., langsung membawa misi besar: menjadikan Gema Keadilan sebagai rumah tumbuh bagi pemuda Lampung.
“Pelantikan bukan sekadar pelantikan. Kita sedang mengambil tanggung jawab sebuah amanah. Bukan hanya nama yang ada pada kertas, tetapi harus ada gema-gema kebaikan yang kita wujudkan,” tegas Julhaidir.
Untuk itu, ia mengusung tiga gerakan utama yang akan jadi kompas kerja ke depan:
*1. Gerakan Kepemimpinan:* Mencetak pemimpin muda yang berkarakter dan berintegritas.
*2. Gerakan Pemberdayaan:* Mengembangkan potensi dan kemandirian ekonomi pemuda.
*3. Gerakan Pelayanan:* Turun langsung menjawab kebutuhan masyarakat.
“Anak muda Lampung harus memiliki ruang bertumbuh. Gema Keadilan hadir sebagai tempat bertumbuh, meningkatkan kualitas diri, dan melahirkan karya yang berdampak,” ujarnya.
Semangat itu diamini Ketua Umum DPP Gema Keadilan yang juga Anggota DPR RI Fraksi PKS, H. Rahmat Saleh, http://S.Farm., http://M.IP. Ia menekankan Gema Keadilan harus menjadi pemersatu.
“Gema Keadilan harus menjadi pintu penyatu pemuda yang terbuka dan siap berkolaborasi dengan siapa saja. Walaupun berbeda ideologi keagamaan, kita memiliki ideologi kebangsaan yang sama,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menguasai gerakan digital sebagai peluang baru bagi anak muda untuk memperluas dampak sosial.
Dukungan serupa datang dari Ketua Bidang Kepemudaan DPW PKS Lampung, Achmad Rochfi’i, http://S.Si., yang berharap Gema Keadilan menjadi lokomotif pemuda yang dinamis dan kolaboratif.
“Gema Keadilan harus melahirkan pemimpin yang berjiwa melayani masyarakat dan mampu menghadirkan kebijakan yang bermanfaat,” pesannya.
Acara pelantikan ini dihadiri langsung Ketua DPW PKS Lampung H. Ade Utami Ibnu, S.E., M.M., Kepala Kesbangpol Lampung Achmad Saefulloh, S.H., M.H. yang mewakili Gubernur, serta jajaran Forkopimda, anggota DPRD Fraksi PKS, organisasi sayap partai, dan OKP se-Lampung.
Dengan tiga gerakan itu, Gema Keadilan Lampung menegaskan diri bukan sekadar organisasi kepemudaan baru, tapi ruang kolaborasi untuk melahirkan generasi yang produktif dan berdampak nyata bagi Lampung. (*)
















