Berita24.co.id : Mesuji — Sekolah Dasar (SD) Negeri 5 Tanjungraya, Mesuji mengelar upacara peringat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dengan mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.
Upacara yang berlangsung dihalaman sekolah dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Duki Riyanto,. S.Pd, yang diikuti seluruh siswa -siswi tersebut berlangsung khidmat, penuh semangat kebangsaan, dan mencerminkan tekad bersama dalam memperkuat peran pendidikan.
Kepsek SDN 5 Tanjungraya, Mesuji Duki Riyanyo mengatakan, bahwa peringatan Hardiknas hari ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi bersama untuk meneguhkan kembali arah dan tujuan pendidikan sebagai proses yang memanusiakan manusia.
“Hardiknas ini sebagai proses yang dilandasi ketulusan, kasih sayang, dan upaya memuliakan manusia. Karena, pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara utuh,”jelasnya Sabtu (2/05/2026).
Dikatakan Duki, Peringatan Hardiknas ini tentunya sekaligus untuk memperkenalkan kepada anak – anak didik betama pentingnya Pendidikan karena, proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah manusia. Intinya adalah memuliakan, bukan sekadar mentransfer pengetahuan.
“Disini kita mengajarkan kepada anak – anak didik bahwa betapa pentingnya penguatan kualitas pendidikan saat ini diarahkan melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang menjadi program prioritas nasional. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar sekaligus mendorong tercapainya tujuan pendidikan nasional secara menyeluruh,”imbuhnya.
Dalam peringatan Hardiknas ini tentunya untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, mulai dari pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, hingga perluasan akses pendidikan yang lebih inklusif, mudah, dan fleksibel.
“Keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh sekolah semata,. Tetapi harus didukung oleh peran serta orang tua. Karena ini adalah tanggung jawab bersama. Tanpa kolaborasi, upaya peningkatan mutu hanya akan menjadi program yang berhenti di atas kertas,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Duki juga menegaskan bahwa dalam momen peringatan Hardiknas ini juga sebagai langkah untuk mencegah serta mengetaskan angka putus sekolah. “Kita harapkan kedepan tidak ada lagi anak – anak yang putus sekolah. Serta memperbaiki kualitas dan kwantitas pendidikan,”tukasnya. (san)


















