Bandar Lampung – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD HKTI Lampung periode 2026–2031, sekaligus melantik 15 DPC se-Lampung dalam Musda HKTI di Balai Keratun. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding.
Mirza langsung menegaskan: “Ke depannya, program-program HKTI Lampung Insya Allah akan menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung.”
Dengan kepemimpinan yang menyatukan Pemprov dan HKTI, tidak ada lagi dua jalur terpisah. Fokus utama: hilirisasi komoditas padi, jagung, singkong agar petani mendapat nilai tambah lebih tinggi, bukan sekadar menjual bahan baku. HKTI dijadikan jembatan antara petani, dunia usaha, dan pemerintah.
Pemprov Lampung berkomitmen mendukung penuh: pengembangan hilirisasi, teknologi & modernisasi pertanian, regenerasi petani, infrastruktur pascapanen (dryer, silo), hingga beasiswa anak petani.
“Kita ingin pertanian tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi menciptakan nilai tambah yang meningkatkan pendapatan petani,” pungkas Mirza. (*)


















