BANDAR LAMPUNG — Menyikapi munculnya kabar serta daftar susunan kepengurusan yang belum dibahas bersama namun sudah tersebar luas, ketua terpilih DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung Rycko Menoza meminta seluruh proses penyusunan kepengurusan dijalankan secara terbuka, jelas jalurnya, dan dapat diketahui serta dipahami oleh seluruh kader partai. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers pada Selasa, 22 September 2026, guna meluruskan berbagai kabar yang simpang siur pasca pelaksanaan Musda XI yang digelar sehari sebelumnya.
Menurut Rycko, hal yang paling dikhawatirkan dari ketidakjelasan proses ini adalah ketika kader‑kader di berbagai tingkatan maupun di lapangan menjadi bingung siapa yang sebenarnya bertugas, bagaimana susunan kepengurusannya, apakah keputusan yang beredar sudah sah atau belum, serta siapa yang dapat dipertanggungjawabkan atas hal tersebut. Ketidakjelasan seperti ini jika dibiarkan berlarut‑larut dapat menimbulkan keraguan, perpecahan, serta melemahkan semangat dan kesatuan yang baru saja dibangun dalam semangat Musda. Padahal tim formatur yang diberi mandat penuh untuk menyusun kepengurusan itu sendiri baru akan menggelar rapat pembahasan lanjutan.
“Dari tim formatur sendiri menyampaikan bahwa mereka belum mengadakan rapat apa pun. Tetapi tiba‑tiba sudah ada susunan kepengurusan. Ini yang kemudian menjadi pertanyaan bagi kami,” kata Rycko Menoza.
Karena itulah ia mendesak agar rapat lanjutan tim formatur segera menghasilkan kesepakatan yang utuh, transparan, dan disetujui bersama, lalu segera diterbitkan Surat Keputusan resminya serta segera dilaksanakan pelantikan secara resmi. Selama belum ada kepastian dan kejelasan itu semua, dirinya belum dapat bergerak secara penuh menjalankan amanah yang telah dipercayakan kepadanya.
“Intinya kami berharap semuanya segera jelas. Kalau kepengurusan sudah jelas, SK sudah ada, kemudian dilantik, kami bisa langsung bekerja. Jangan sampai karena persoalan administrasi dan kepengurusan ini, kerja‑kerja organisasi justru tertunda,” pungkas Rycko.
Hingga Selasa sore, waktu serta tanggal pasti pelantikan kepengurusan DPD II Partai Golkar Kota Bandar Lampung periode 2026–2031 belum ditetapkan secara resmi. (Tina)
















